MASIGNCLEAN101

Tutorial Laravel 5.5 - Bagaimana Cara Membuat dan Menggunakan Helper


Helper adalah kumpulan dari function yang dibuat untuk memudahkan kita sebagai programmer dalam membuat program. Laravel sendiri sudah menyediakan banyak helper global yang dapat kita gunakan misalnya adalah function redirect yang digunakan untuk melakukan redirect atau berpindah ke halaman url tertentu.

Semua helper global yang telah disediakan dapat dipanggil di mana saja tanpa perlu melakukan include tambahan lagi. Daftar helper untuk laravel versi 5.5 ini dapat dilihat dan dibaca secara lengkap pada link berikut https://laravel.com/docs/5.5/helpers. Salah satu fungsi dari helper adalah untuk membuat kode yang kita tulis menjadi lebih ringkas. Misalnya seperti function redirect tadi, fungsi redirect adalah fungsi yang sering kita gunakan dalam pembuatan program. Dengan memanfaatkan helper kita cukup menulis 1 baris kode saja untuk melakukan redirect dengan pembeda adalah parameter yang digunakan.

Hal ini akan membuat kode jauh lebih rapi dan ringkas daripada kita menggunakan if untuk membedakan arah redirect di setiap kita akan melakukan perpindahan halaman dan membuat kode menjadi sulit dimengerti jika kita bekerja secara tim. Nah jika kita membutuhkan suatu function yang akan sering dipakai namun tidak terdapat dalam helper global yang sudah disediakan oleh laravel, kita dapat membuat sendiri helper yang dibutuhkan. Langkah-langkah untuk membuat helper adalah sebagai berikut :


#MEMBUAT DIREKTORI HELPERS

Buatlah sebuah direkrori dengan nama Helpers. Penamaan direktori ini sebenarnya terserah anda, cuma dalam contoh ini saya menamakan Helper sesuai dengan fungsinya. Kemudian buatlah sebuah file php di dalam direktori tersebut (misalnya saya membuat file general.php).  Taruhlah semua function-function yang anda butuhkan pada file ini. Cara penulisannya seperti contoh kode di bawah ini.


function time_elapsed_string($ptime) {
 //return $ptime;
 //$ptime = abs($ptime);
 $etime = time() - $ptime;

 if ($etime < 1) {
  return '0 seconds';
 }

 $a = array (
  365 * 24 * 60 * 60 => 'year',
  30 * 24 * 60 * 60 => 'month',
  24 * 60 * 60 => 'day',
  60 * 60 => 'hour',
  60 => 'minute',
  1 => 'second'
  );
 $a_plural = array (
  'year' => 'years',
  'month' => 'months',
  'day' => 'days',
  'hour' => 'hours',
  'minute' => 'minutes',
  'second' => 'seconds'
  );

 foreach ( $a as $secs => $str ) {
  $d = $etime / $secs;
  if ($d >= 1) {
   $r = round ( $d );
   return $r . ' ' . ($r > 1 ? $a_plural [$str] : $str) . ' ago';
  }
 }
}


Anda dapat menambahkan berbagai macam use seperti pada file Controller di dalam file Helper ini. Misalnya jika anda membuat sebuah function untuk melakukan pengecekan nama pada model User maka anda perlu menambahkan use App\Model\User (hanya sebagai contoh). Namun perbedaan dengan penulisan pada file Controller adalah anda tidak perlu menggunakan Class, extend dan juga namespace. Cukup tulisan kode-kode function yang anda buat saja.


#CARA MENGGUNAKAN HELPER

Cara menggunakan helper yang anda buat sendiri ini adalah dengan menambahkan include atau require. Dalam kasus ini saya menambahkan require pada file bootstrap/app.php. Tambahkan kode di bawah ini di awal file app.php tersebut.

require_once __DIR__.'/../app/Helpers/general.php';

Cara yang saya gunakan di atas hanyalah cara sederhana dalam membuat helper yang biasanya saya gunakan. Dan semua penamaan file dan direktori dapat anda sesuaikan sendiri asal anda sudah memahami konsep dari helper ini. Selanjutnya anda tinggal memanggil function yang anda buat tadi saat dibutuhkan seperti anda menuliskan helper global yang telah sediakan oleh laravel. 


Demikianlah penjelasan saya pada artikel Tutorial Laravel 5.5 - Bagaimana Cara Membuat dan Menggunakan Helper. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dan selamat mencoba.
Share This :
Davnsial ID

Penggemar coding. Seseorang yang suka belajar sesuatu yang baru. terutama tentang pemrograman web dan desain web. senang berbagi tentang pengetahuan dan belajar dari orang lain.